Perempuan itu (1)……
Seperti yang sudah diceritakan oleh Mas Yoyok tentang anak-anak dibawah umur yang mengadu nasib dijalanan, saya juga ingin mengungkapkan hal itu sekali lagi tetapi bukan tentang anak-anak melainkan seorang perempuan berusia 30-an.
Perempuan itu biasa duduk dengan tangan mengadah berharap sesuatu kepada orang yang lewat didepannya dalam keadaan hamil agak besar membawa gadis kecil berusia 2 thn an, di jembatan penyeberangan depan kantor BI Jalan Thamrin sore hari sekitar jam 4.30 an pas jam bubar kantor. Tiap sore selalu saya perhatikan sambil kadang memberi sesuatu untuk gadis kecilnya yang diterima dengan senyuman khas anak kecil. Tetapi sudah beberapa hari ini saya kehilangan mereka, kemana gerangan…? Kenapa tidak duduk disitu lagi…? Apa karena tidak ada yang memberi lagi…? Lama-lama agak lupa juga pada perempuan itu, karena sibuk mengejar busway agar cepat sampai rumah dan bercanda lagi ama Nasywa.
Tapi Kamis sore pas lewat jembatan itu, alangkah kagetnya saya melihat perempuan itu duduk dengan memangku bayi, yang kelihatannya belum berumur 1 bulan. Oh..rupanya perempuan itu sudah melahirkan dan itu adalah bayinya. Ya Allah….apalagi ini….?? Saya tidak berani mendekat apalagi bertanya kepada perempuan itu, tidak tega rasanya. Ingin memberi uang, tapi saya pikir-pikir jangan ah…mendingan besok saya bawakan baju, celana pendek + panjang, kaos tangan+kaki, topi, dan bedong bekas Nasywa tapi masih layak pakai plus dari hasil crita-crita ama tetangga sebelah yang cantik dapat deh 2 dus susu formula.
Semoga sore nanti saya bertemu lagi dengan perempuan itu agar bisa memberikan sesuatu untuk bayinya…..
