Lebaran kemarin itu….(part 1)
Capeknya masih berasa sampai sekarang, tingkat kesadaran belum full dalam artian belum semangat kerja, ngantuk, badan masih pegel-pegel. Eh, tapi pagi ini lumayan enakan, mungkin karena hujan semalaman ya…? (huh! apa hubungannya coba…?
).
Gimana ga capek…? Asisten sudah mudik duluan sehari sebelum saya, terpaksa Nasywa ikut ngantor esoknya. Berangkat mudik Selasa 9 Oktober start jam 11 malam sampai Tegal jam berapa coba…? 12 siang! 13 jam perjalanan, ini rekor terlama bagi saya karena tahun-tahun sebelumnya selalu mudik dengan kereta yang hanya butuh waktu 5 jam sampai Pekalongan.
Yang kasian Nasywa, karena lama di jalan akhirnya muntah-muntah sampai minum air putih pun keluar lagi. Karena laparnya Nasywa bilang, ” Mamam, mimik Nda…”. Tapi tetap ga saya kasih minum atau makan karena langsung muntah lagi (tega ya!). Liat kondisi gitu, rasanya ga tega meneruskan perjalanan ke Pekalongan, akhirnya kita putuskan nginap semalam di rumah mertua di Tegal coret alias Slawi sanaan dikit hehehe…
, baru besoknya ke rumah Bokap yang Lebaran hari Jumat. Lumayanlah istirahat semalam, kondisi Nasywa sudah normal tidak muntah lagi.
Jumat udah Lebaran di rumah Bokap, sementara di tempat Saudara dan Mertua baru besok. Jadi sabtu siang setelah kumpul di rumah Mbah, cabut lagi ke tempat Mertua. Karena sering bolak-balik dan cuaca panas tidak pernah hujan (seingat saya cuma sekali pas malam jumat) terus ikutan Mboknya minum dingin inilah Nasywa jadi batuk pilek. Dengan kondisi ini praktis saya ga bisa kemana-mana selain nyuci baju, nyuapin dan main bareng Nas. Paling banter naik dokar/andong (orang tegal bilang pir) dari rumah Mbah nya ke pasar pp atau ke kota Slawi, tiap pagi.
Yeah, ini hiburan tersendiri bagi Nasywa, karena di Jakarta nyaris tidak ada. Dan Nas hanya mau duduk di depan di sebelah pak Kusir sambil bersenandung “tak tik tak tik tak tik tak”
Rabu pagi cabut lagi ke rumah Bokap, tapi di tengah jalan belum sampai kota Slawi di telpon keponakan Suami yang mengabarkan Mbah Kakungnya Nasywa di tabrak motor, terpaksa balik lagi. Sampai rumah ternyata Mbah udah di bawa ke RS karena darah mengucur terus dari kepalanya ( kalo dulu jatuh sendiri dari motor, kali ini pas di bonceng cucu lelakinya). Ternyata Mertua mengalami gegar otak ringan, akhirnya dirawat dan Insya Allah hari ini pulang dari RS.
