Wawa bukan Nasywa
“Halo Nasywa…. “(dengan logat medok, penekanan pada huruf ‘W’ seperti kita melafalkan kata ‘walau’), suara Budenya (mbakyu ipar saya) diujung telpon lain.
“Ini Wawa…”, jawab si Cipluk dengan judes.
Hahaha….
Ayahnya, saya dan Mba Minah ketawa ngakak mendengarnya, rupanya si Nasywa tidak rela namanya diucapkan medok gitu.
Oalah Nak…. kamu tuh lahirnya di Tegal juga loh.

anakku kelsa tanaya tapi kalo menyebut namanya jadi caca wawa
Comment by mikow — April 25, 2008 @ 4:49 am
anak kecil memang lucu
Comment by pinkina — April 25, 2008 @ 5:40 am
wawawawawa…. lutuna….
Comment by latree — April 25, 2008 @ 10:10 am
terus dok . . . he3, biar si vivink tambah kepingin . .
Comment by ebeSS — April 26, 2008 @ 3:19 am
biar lahir ditegal tagi kan lidah betawi
Comment by kenny — April 28, 2008 @ 4:47 am
Tegal itu mana toh bu….ini kan mBetawi……
Comment by jeng endang — April 29, 2008 @ 2:17 am
hihihi…judes ya wawa….:D
) Dah lama gak liat penampakannya..
di pajang lagi tho bune fotone wawa ini
Comment by debbie — April 29, 2008 @ 8:05 am