Grow and Shine

October 28, 2008

EFEK HUJAN

Filed under: Uncategorized

Macet karena bulan puasa telah usai, sekarang saatnya macet karena hujan. Dan kemarin sore saya mengalami untuk pertama kalinya di awal musim hujan ini.
Setelah ngotot-ngototan dengan suami minta di jemput tidak berhasil, akhirnya kembali ke selera asal naik busway lanjut metromini favorit 619 jurusan Cinere.

Macet mulai menghadang di depan terminal Blok M terus ke arah selatan, sampai dengan jam 17.30 bus yang saya tumpangi masih aja berputar-putar di daerah Dharmawangsa dan penumpang terus berjubel layaknya bandeng presto di dalam panci tekan…. panas, bertumpuk-tumpuk, tidak ada sirkulasi udara ugh! :(
Herannya mata saya tidak bisa terpejam walau sebentar, jadi bisa menikmati oh….begini toh yang namanya macet buangggetttt!!

Akhirnya pikiran liar saya lari kemana-mana, yang memikirkan pekerjaan di pabrik lagi banyaklah, sampai Pak Bos yang baru bilang, ‘Pokoknya kamu ga boleh sakit hari Senin sampai Rabu!’ Lah…emang sakit bisa di rencanakan? (sebetulnya bisa sih…kalo emang dah niat ga masuk alias males hehehe…. :P ) .
Terus mikir lagi enaknya bikin apa untuk ulang tahun si Cipluk akhir Desember nanti. Gilanya saya sampai mengkhayal isi kue dalam dus yang akan di bagi untuk tetangga itu, antara beli pastel Ma’Cik atau mencoba sendiri membuat american risoles, membuat muffin coklat, chiffon cake pandan/ketan hitam, brownies kukus keju, terus apa lagi ya….? *ngayal.com*
Yeah….namanya juga mengkhayal daripada stress di tengah kemacetan.

Tak terasa perjalanan telah sampai di depan RS Fatmawati, kembali macet menghadang, dan saya baru menyadari ternyata di dalam tas saya ada earphone, huh! kenapa ga dari tadi ya…? namanya juga wong ndeso. Dan di iringi suara bening mas Lionel Richie menghantarkan saya sampai di depan Holland Bakery Cinere. Saatnya Pak becak menjemput……………. :)
Saat itu waktu menunjukkan pukul 19.10, misi Senin sore selesai.

October 17, 2008

MOGOK MINUM SUSU

Filed under: Nasywa

Sudah seminggu ini Nasywa mogok minum susu, hari biasa menghabiskan 3 liter susu dalam 3 hari sekarang 5 hari juga belum habis, dari pagi sampai sore cuma 1 botol susu ukuran 120 cc. Semalam biasa menghabiskan 2 botol susu besar juga tidak masuk samasekali.
Kejadian ini berawal saat badan dia panas akhir minggu lalu, di lanjut sakit gigi (entah yang mana, karena di suruh buka mulut tidak mau).

Kenapa ya…? sebagai Emak yang baik (jangan protes :P ) jadi bingung nih! apa udah bosan dengan susu pasteurisasi in*****k plain ini ya…? tapi sejak seminggu ini sudah di variasi dengan yang coklat sesuai permintaannya (kalo ini Emaknya juga doyan, rasanya huuuu…asli mirip es krim coklat yang meleleh :) ), tetap aja tidak di minum. Gayanya sih minta susu coklat setelah dibikin ngeles…. :(

Kebetulan juga sih, ngurangin jatah uang susu hehehe….
secara umur Nasywa hampir 3 tahun, tapi apa dengan makan dan buah saja kebutuhan akan asupan gizinya mencukupi? Dia kan dalam masa pertumbuhan.

Ada yang bisa memberikan solusi kepada saya….? *help-help*

October 16, 2008

Marah campur geli

Filed under: Uncategorized

Minggu lalu Suami bilang kalo temannya si K ( seorang pemborong pekerjaan sipil di tempat suami nguli) mau pinjam kamera. Beberapa menit berikutnya saya mengiyakan sembari berpesan, ajarin yang benar dan jangan lupa bawain charger-nya.

Dua malam yang lalu, tiba-tiba suami menarik tangan saya untuk duduk di sebelahnya, oh…rupanya dia ngajak bicara serius (emang biasanya ga bicara…? ya bicara dong ah….).
“Bun, masalah kamera yang di pinjam si K. Aku kan bilang kalo baterainya habis ganti aja pake baterai alkaline. Eh..baterai yang lama di buang,” kata suami.
“Hah! apa…? baterai Nikonnya di buang….? gendheng! emang ayah ga bawain charger-nya ya…?” jawab saya marah campur geli.
“Lah namanya juga orang ga tau,”jawab suami santai.
“Iya sih, tapi kan aku udah bilang bawain chargernya biar dia tau bahwa baterai itu bisa di pakai lagi bukannya di buang. Jadi tugasmu sekarang beliin yang baru dan jangan lupa janjimu mikser baru juga ya…?,” kata saya lagi tak kalah santainya.
“Hmm….dasar perempuan! “jawab suami.
“Apa kamu bilang…?” kata saya mulai mulai….

*dialog selanjutnya close*






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Riosoft