PILIH YANG MANA…?
Pemilu 9 hari lagi, dengan banyaknya partai dan semuanya mengklaim dirinya yang terbaik membuat orang terutama macam saya ini bingung.
Ya, saya yang tidak punya pendirian ini. Pengin golput kok kata MUI haram, tapi kalo sekali-kali tidak mengapa kali ya…? atau coblos lebih dari satu aja…? sepertinya oke juga tuh. Tapi saya kan warga negara yang baik, ingin berpartisipasi.
Coba seperti dulu cuma ada 3 partai, sesuai dengan jumlah kotaknya jadi ya ketiganya di coblos semua, adil kan…? hehehe….. ![]()
Ini kelakuan saya dulu, jangan ditiru ya…?
Bahkan saya pernah nyoblos dua kali di 2 Kotamadya berbeda. Loh, kok bisa…? yeah jaman dulu apa sih yang tidak bisa direkayasa.
Saat itu keluarga kami tinggal di Kodya Tegal, otomatis terdaftar sebagai pemilih disitu. Sementara Bapak saya yang PNS bekerja di salah satu Dinas di Kodya Pekalongan. Kebetulan di kota Pekalongan ini Partai Kuning selalu kalah, ajaibnya ketua DRPD-nya bukan dari partai pemenang tapi dari Fraksi ABRI.
Keadaan inilah yang membuat para petinggi Kota pekalongan gundah, lalu keluarlah kebijakan ‘PNS yang bekerja di kota Pekalongan tetapi keluarga di lain daerah harap pemilih di Pekalongan dan harus memilih partai kuning’.
Dan keluarga kami terkena imbasnya, keluarlah instruksi dari Bapak ‘kamu harus milih partai kuning, awas kalo tidak’. Sebagai pemilih pemula yang pertama kali nyoblos dan sebagai anak yang baik, tentunya nurut apa kata orang tua.
Jadi pagi-pagi kami sekeluarga nyoblos di Pekalongan, langsung balik ke Tegal dan nyoblos lagi disana. Tapi sifat iseng saya kambuh, di Tegal tidak hanya partai kuning saja yang saya coblos, tapi semuanya ya hijau, kuning dan merah. hahaha….
Lah, sekarang saya partai yang saya sukai lebih dari 3, sedangkan kotaknya cuma 3 (saya tinggal di Depok) bagaimana coba…? ada yang bisa memberi solusi…?
Kirim secepatnya sebelum tanggal 9 ya…
